Menkes Budi Gunadi Mengingatkan Risiko Natrium Tinggi dalam Kecap Manis
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat mengenai tingginya kandungan natrium dalam kecap manis yang berpotensi memicu gangguan kesehatan berat jika dikonsumsi berlebihan pada Selasa (23/6/2026). Peringatan tersebut disampaikan Menkes melalui akun Instagram pribadinya, dengan menyoroti kebiasaan masyarakat yang sering menambahkan kecap manis ke dalam makanan seperti soto atau penyetan, sebagaimana dilansir dari Detik Health. "Teman-teman yang kalau makan soto atau penyetan selalu dikecapin, yang perlu hati-hati itu bukan gulanya," ujar Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI.
Ia menjelaskan bahwa satu sendok makan kecap manis dapat mengandung sekitar 350 hingga 500 miligram natrium, sehingga konsumsi beberapa sendok saja dapat melampaui ambang batas aman harian.
"Kalau satu sendok makan berisi 350 sampai 500 mg natrium, empat sendok makan saja sudah mendekati bahkan bisa melewati batas harian," kata Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI. Berdasarkan rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), batas konsumsi natrium maksimal adalah 2.000 miligram per hari, sehingga penambahan empat sendok makan kecap manis hampir memenuhi seluruh kuota harian tersebut.
Konsumsi natrium berlebihan secara terus-menerus dapat menyebabkan dampak jangka pendek seperti peningkatan rasa haus akibat kenaikan kadar natrium darah sebesar 2 hingga 3 persen menurut studi tahun 2010. Selain itu, penumpukan garam membuat ginjal menahan lebih banyak cairan yang memicu retensi cairan berupa gejala perut kembung atau pembengkakan edema pada tangan dan kaki.
Kondisi fatal lainnya adalah hipernatremia, yaitu ketika kadar natrium darah melebihi batas normal 135-145 mmol/L yang memicu kebingungan, kejang, otot berkedut, hingga pembengkakan otak. Dalam jangka panjang, kebiasaan mengonsumsi garam berlebih dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi, serta memicu stroke, gagal jantung, batu ginjal, dan penyakit ginjal. Bahkan, sebuah penelitian pada tahun 2020 menunjukkan bahwa pola makan tinggi garam dapat meningkatkan risiko kanker lambung karena asupan natrium berlebih diduga merusak lapisan lambung.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow