Gelandang Kanada Ismael Kone Jalani Operasi Patah Kaki Sukses
Gelandang Timnas Kanada Ismael Kone sukses menjalani operasi tungkai bawah pada Kamis waktu lokal setelah mengalami cedera patah kaki parah dalam pertandingan melawan Qatar di ajang Piala Dunia 2026.
Kabar mengenai keberhasilan tindakan medis terhadap pemain tengah tersebut disampaikan secara resmi oleh otoritas sepak bola negara setempat, dilansir dari Detik Health. Pemulihan sang pemain diproyeksikan memakan waktu lama sehingga ia dipastikan menyudahi turnamen lebih cepat.
Asosiasi Sepakbola Kanada (CSA) memberikan konfirmasi resmi mengenai perkembangan kondisi terkini pemainnya melalui sebuah pernyataan tertulis kepada publik.
"Tadi malam (Kamis waktu lokal, red.), operasi Ismael Kone untuk memperbaiki patah tulang tungkai bawahnya berjalan sukses," tulis CSA.
Pihak federasi juga menambahkan informasi mengenai estimasi durasi absennya sang gelandang dari lapangan hijau selama sisa kompetisi berlangsung.
"Dia diperkirakan akan pulih total namun akan absen di sisa Piala Dunia 2026," lanjut CSA.
Cedera patah tulang tibia dan fibula yang menimpa Kone mengundang reaksi ngeri dari para penonton. Insiden pelanggaran keras di Stadion BC Place Vancouver tersebut bahkan membuat saluran BBC iPlayer menghapus audio rekaman tayangan ulang karena suara patahan tulang terekam jelas oleh mikrofon.
Netizen di media sosial Threads turut mengekspresikan rasa ngeri mereka saat menyaksikan momen fatal tersebut pada Minggu (21/6/2026).
"Ngilu pas lihat tadi , pelanggaran keras banget, gak layak sih masuk pildun Qatar," tulis akun @sida** di Threads, dikutip Minggu (21/6/2026).
Pengguna platform digital lain juga mengutarakan hal senada mengenai kondisi fisik sang pesepakbola.
"Ngeri banget liat kakinya Kone," tulis akun lain.
Ismael Kone terlihat tidak meringis kesakitan saat insiden terjadi melainkan hanya tampak terkejut. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh lonjakan hormon adrenalin dalam tubuhnya saat benturan keras melanda.
Dokter spesialis ortopedi dr Langga Sintong, SpOT(K) Foot and Ankle memberikan penjelasan medis mengenai hilangnya rasa nyeri sesaat serta penyebab timbulnya suara keras saat tulang Kone patah pada Minggu (21/6/2026).
"Biasanya awal patah, masih ada adrenaline yang meningkat, sehingga bisa menekan sinyal nyeri atau jika patahannya menyebabkan cidera saraf, juga bisa menekan rasa nyerinya," kata dokter spesialis ortopedi, dr Langga Sintong, SpOT(K) Foot and Ankle, Minggu (21/6/2026).
Ia menerangkan lebih lanjut mengenai karakteristik tulang tungkai bawah yang menjadi faktor penyebab timbulnya bunyi patahan yang cukup nyaring di area stadion.
"Iya tulang tibia termasuk tulang yang panjang dan besar serta padat, sehingga patah bisa menimbulkan suara (cukup keras)," kata dr Langga.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow