Waspadai Warna Urine yang Menandakan Kerusakan Ginjal
Urine memiliki fungsi penting untuk membantu membuang limbah serta kelebihan air yang tidak diperlukan oleh tubuh. Peningkatan kadar protein, gula, dan sel darah dapat mengubah warna urine menjadi lebih gelap. Perubahan warna pada urine terkadang menjadi indikasi bahwa organ ginjal tidak berfungsi dengan semestinya, seperti dilansir dari Detik Health.
Beberapa warna urine dapat menunjukkan kondisi kesehatan tertentu pada tubuh seseorang. Warna kuning jernih menandakan tubuh terhidrasi dengan baik, sedangkan warna kuning gelap menunjukkan kemungkinan dehidrasi. Ginjal akan menyerap lebih banyak air saat tubuh kekurangan cairan sehingga pigmen urine menjadi pekat.
Kondisi urine yang pekat juga bisa dipicu oleh aktivitas fisik yang berat tanpa diimbangi asupan air yang cukup. Namun, kondisi urine yang bening pun belum tentu sepenuhnya sehat.
Uji laboratorium tetap diperlukan guna mendeteksi keberadaan sel darah merah atau protein yang menjadi indikasi awal terganggunya fungsi ginjal. Selain itu, konsumsi obat tertentu seperti vitamin B kompleks juga bisa memicu perubahan warna.
Warna Kemerahan Menandakan Gejala Serius
Urine yang berwarna merah muda atau cokelat tua patut diwaspadai karena bisa menjadi tanda kerusakan glomeruli atau unit penyaring ginjal. Kerusakan pada bagian ini membuat sel darah merah dapat lolos ke dalam urine.
Penyebab lain dari warna kemerahan ini meliputi infeksi saluran kemih, batu ginjal, hingga penyakit glomerulus primer. Kondisi ini juga tidak boleh diabaikan karena dapat menjadi indikator awal kanker kantung kemih.
Kenali Gejala Fisik Kerusakan Ginjal
Selain perubahan warna, urine yang berbusa atau berbuih secara berlebihan juga menandakan adanya kandungan protein yang tinggi. Masalah kesehatan ini umumnya baru menunjukkan gejala jelas saat memasuki stadium lanjut.
Beberapa tanda fisik yang muncul meliputi pembengkakan di berbagai area tubuh akibat penumpukan natrium, rasa mual karena racun, hingga sesak napas. Pasien juga kerap mengalami kulit kering, bersisik, gatal-gatal, dan tampak pucat akibat anemia.
Deteksi dini masalah ginjal dapat dilakukan melalui metode urinalisis menggunakan stik indikator berbahan kimia. Perubahan warna pada strip pemeriksaan akan menunjukkan jika ada zat yang melebihi batas normal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow