SDABMBK Tangsel Latih 61 Aparatur Wilayah Terkait K3 Konstruksi
Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) meningkatkan kompetensi aparatur wilayah di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) konstruksi. Langkah ini diwujudkan melalui Pelatihan dan Uji Kompetensi Supervisor K3 Konstruksi, seperti dilansir dari Berita.
Sebanyak 61 aparatur dari unsur Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) kelurahan dan kecamatan se-Kota Tangerang Selatan mengikuti pelatihan tersebut. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dinas SDABMBK, Perkantoran Lengkong Wetan, pada 22–24 Juni 2026.
Peningkatan kapasitas aparatur ini bertujuan memperkuat pengawasan penyelenggaraan jasa konstruksi di wilayah masing-masing. Pemerintah Kota Tangerang Selatan mencatat masih banyak kecelakaan konstruksi terjadi akibat rendahnya pemahaman terhadap penerapan K3.
Program ini dipersiapkan agar para peserta memahami prinsip keselamatan konstruksi secara mendalam. Kompetensi tersebut nantinya dapat diterapkan langsung dalam mengawal berbagai proyek pembangunan di tingkat lokal.
Sekretaris Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Rosi Yuliandi, menegaskan bahwa keahlian K3 kini menjadi kebutuhan krusial bagi aparatur yang bersentuhan langsung dengan proyek lapangan.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Kompetensi K3 menjadi bekal penting untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan pengawasan di lapangan terhadap penyelenggaraan jasa konstruksi di wilayah masing-masing," ujarnya.
Pelatihan ini melibatkan pemateri dari kalangan profesional dan lembaga sertifikasi konstruksi nasional. Di antaranya adalah Fernando Panjaitan dari LSP GATAKI dan Michael Sofian Tanuhendrata dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Pembina Jasa Konstruksi Ahli Muda Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta Kementerian Pekerjaan Umum, Puguh Budianto, bersama perwakilan LSP GATAKI.
Kepala Bidang Jasa Konstruksi Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Mahyudin Mahmud, menjelaskan bahwa pembinaan sumber daya manusia konstruksi ini merupakan bagian dari kewenangan pemerintah daerah.
"Karena berada di tingkat wilayah, mereka perlu memahami standar keselamatan konstruksi agar mampu melakukan pengawasan yang lebih baik dan memberikan edukasi kepada para pelaksana pekerjaan," jelas Mahyudin.
Apresiasi terhadap inisiatif Pemerintah Kota Tangerang Selatan disampaikan oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta. Pelaksanaan sertifikasi hingga tingkat kelurahan dinilai sebagai langkah nyata yang jarang dilakukan oleh daerah lain dalam mendongkrak mutu SDM konstruksi.
"Sertifikasi bukan tujuan akhir. Ini adalah langkah awal membangun profesionalisme dan tanggung jawab dalam pelaksanaan. Kompetensi harus terus ditingkatkan agar kualitas pembangunan juga semakin baik," kata Puguh Budianto.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kerja sektor konstruksi masih menjadi salah satu tantangan besar bagi berbagai daerah di Indonesia.
Perwakilan LSP GATAKI, Deni Ihwanudin Firdaus, memaparkan bahwa standardisasi proses sertifikasi ini mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Nomor 350 Tahun 2014 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi.
"Peserta tidak hanya diuji dari sisi teori. Mereka juga harus mampu menunjukkan pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab seorang Supervisor K3 Konstruksi sesuai standar yang ditetapkan," jelas Deni.
Tahapan asesmen meliputi verifikasi berkas administrasi, observasi lapangan, hingga wawancara kompetensi oleh asesor tersertifikasi. Berdasarkan hasil penilaian, peserta menunjukkan kesiapan yang baik karena terbiasa memantau pembangunan di wilayah kerja mereka.
Salah satu peserta dari Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Jombang, Aris, menyatakan mendapatkan wawasan baru yang bermanfaat mengenai implementasi K3 di lapangan.
"Melalui pelatihan ini kami menjadi lebih memahami bagaimana mengidentifikasi potensi risiko dan pentingnya penerapan K3 dalam setiap pekerjaan konstruksi di wilayah kami," ujarnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow