Rahasia Kebugaran Fisik Cristiano Ronaldo di Usia 41 Tahun
Dilansir dari Detik Health, ketahanan fisik Cristiano Ronaldo di usia 41 tahun tetap menjadi perhatian dunia sepak bola. Ia mampu bersaing di level tertinggi berkat kedisiplinan tinggi dalam menjaga gaya hidup.
Mantan chef pribadinya, Giorgio Barone, mengungkapkan pola makan sang atlet sangat ketat. Ia menghindari gula tambahan, makanan cepat saji, dan susu dalam menu kesehariannya.
"Untuk sarapan, dia akan makan alpukat dengan kopi, telur, dan tanpa gula. Sama sekali tanpa gula," ungkap Barone saat menjelaskan filosofi pola makan Ronaldo.
Walaupun menghindari gula tambahan, Ronaldo tetap mengonsumsi karbohidrat sebagai sumber energi. Ia memilih sumber alami seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh seperti nasi merah atau quinoa.
Pilihan sumber karbohidrat tersebut mendukung kebutuhan energi untuk latihan intensif dan pemulihan massa otot. Prinsip ini sejalan dengan rekomendasi WHO dalam membatasi asupan gula bebas.
Terkait keputusan menghindari susu, Barone menyatakan hal tersebut didasarkan pada pandangan bahwa mengonsumsi susu hewani setelah masa bayi bukanlah sesuatu yang alami bagi manusia.
"Tidak ada susu. Manusia adalah satu-satunya hewan yang minum susu dari hewan lain. Tidak ada hewan lain yang minum susu setelah tiga bulan," kata Barone.
"Kita menyusu dari ibu kita, seperti anjing, serigala, sapi, dan keledai. Itu normal. Setelah masa bayi, itu tidak normal. Itu bertentangan dengan alam," sambungnya.
Meskipun demikian, susu tetap menjadi sumber gizi penting bagi banyak orang. Nutrisi seperti protein, kalsium, dan vitamin B12 dalam susu berperan menjaga kesehatan tulang dan otot bagi mereka yang mampu mencernanya.
Bagi individu dengan alergi protein susu atau intoleransi laktosa, menghindari susu adalah pilihan tepat untuk mencegah gangguan kesehatan. Dalam kasus Ronaldo, pola ini lebih merupakan preferensi pribadi sebagai atlet.
Kebugaran sang megabintang tidak semata-mata dibentuk oleh aturan diet tertentu. Kedisiplinan Ronaldo mencakup rutinitas latihan fisik yang intens, kualitas istirahat yang terjaga, serta perencanaan gizi yang terukur.
Konsistensi dalam memilih makanan segar serta menghindari konsumsi berlebih menjadi faktor penentu. Pelajaran utama dari rutinitas ini adalah pentingnya menyesuaikan pola makan dengan kebutuhan fisik pribadi untuk mendukung kesehatan jangka panjang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow