Minum Matcha Terbukti Memberikan Empat Manfaat untuk Kesehatan Badan

Smallest Font
Largest Font

Menu berbasis matcha kini sangat mudah ditemukan di berbagai kafe atau kedai kopi kekinian. Bubuk teh hijau asal Jepang ini telah resmi menjadi salah satu minuman favorit sekaligus bagian dari gaya hidup sehat generasi Z. Matcha dan teh hijau pada umumnya sama-sama berasal dari tanaman Camellia sinensis.

Meski demikian, cara budidaya yang unik membuat profil nutrisi yang dimiliki matcha jauh lebih unggul. Petani akan menutupi tanaman teh dari paparan sinar matahari langsung sebelum dipanen. Proses ini memicu peningkatan klorofil, mendongkrak kandungan asam amino, dan memberikan warna hijau yang pekat.

Batang dan urat daunnya kemudian dibuang setelah dipanen, lalu daunnya digiling halus menjadi bubuk. Karena dikonsumsi utuh, matcha mengandung seluruh nutrisi daun teh secara lengkap, termasuk kafein dan antioksidan tinggi.

Sejumlah penelitian ilmiah mengungkap berbagai manfaat luar biasa dari mengonsumsi matcha, seperti dilansir dari Detik Health yang mengutip Healthline. Matcha sangat kaya akan katekin, yaitu senyawa tanaman yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Senyawa ini bekerja menstabilkan radikal bebas perusak sel yang memicu penyakit kronis.

Proses budidaya di tempat teduh sempat membuat kadar katekin pada daunnya menurun. Namun, saat bubuk matcha dilarutkan ke air, kandungan antioksidannya menjadi tiga kali lipat lebih banyak dari teh hijau biasa.

Meningkatkan Fungsi dan Fokus Otak

Matcha dapat menjadi asupan alternatif yang sangat baik untuk menjaga fokus tinggi. Riset terhadap 23 orang yang mengonsumsi 4 gram matcha menunjukkan peningkatan signifikan pada perhatian, waktu reaksi, dan daya ingat.

Konsentrasi kafein pada matcha berkisar antara 19-44 mg/g, lebih tinggi daripada teh hijau biasa yang hanya 11-25 mg/g. Matcha juga mengandung senyawa L-theanine yang memodifikasi efek kafein tersebut.

Senyawa L-theanine memicu kewaspadaan pikiran bagi yang mengonsumsinya. Selain itu, senyawa ini berfungsi mencegah efek lemas atau penurunan energi mendadak yang biasanya terjadi setelah mengonsumsi kafein biasa.

Membantu Menurunkan Berat Badan

Teh hijau sudah lama terkenal akan kemampuannya dalam membantu menurunkan berat badan. Sebuah tinjauan ilmiah menemukan bahwa konsumsi hingga 500 mg teh hijau per hari selama 12 minggu efektif menurunkan indeks massa tubuh.

Hasil optimal tersebut didapatkan dengan dibarengi pengaturan diet dan olahraga teratur. Karena matcha berasal dari tanaman yang sama dengan kandungan senyawa lebih pekat, efek serupa juga bisa didapatkan secara optimal.

Potensi Menjaga Kesehatan Organ Hati

Hati atau liver memiliki peran vital dalam menyaring racun dan memproses nutrisi tubuh. Tinjauan terhadap 15 penelitian menunjukkan bahwa konsumsi teh hijau berkaitan erat dengan penurunan risiko penyakit hati.

Para ahli mencatat bahwa efek matcha bisa berbeda bagi tiap individu. Konsumsi matcha terbukti membantu menurunkan kadar enzim hati yang berlebih pada penderita penyakit hati berlemak non-alkohol.

Meskipun demikian, riset lebih lanjut mengenai khasiat ini pada populasi masyarakat umum masih terus dikembangkan oleh para ilmuwan.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: health.detik.com without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren
Daisy Floren
Putri Author

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow