Mengenal City Work Date Tren Kencan Viral Kurir Makanan di China

Smallest Font
Largest Font

Tren kencan baru yang unik kini tengah viral di kalangan anak muda China. Banyak pasangan memilih menghabiskan waktu bersama dengan bekerja sebagai kurir pengantar makanan menggunakan motor listrik atau e-bike. Aktivitas yang dikenal dengan istilah "city work date" ini lazimnya dilakukan selepas jam pulang kantor, seperti dikutip dari Wolipop.

Selain untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama pasangan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mencari penghasilan tambahan. Rutinitas harian yang monoton dinilai menjadi pemicu anak muda di China menyukai aktivitas ini. Mengantar pesanan bersama pasangan dianggap lebih seru dan efektif untuk meredakan stres.

Saat bekerja, biasanya salah satu orang akan mengendarai motor listrik. Sementara itu, pasangannya bertugas mengambil serta mengantarkan pesanan langsung ke tangan pelanggan.

Meskipun terlihat sederhana, kegiatan ini diklaim mampu mempererat hubungan. Pasangan bisa saling mengobrol, menghadapi situasi jalanan bersama, bahkan memahami sifat asli satu sama lain. "Dulu orang bilang traveling bisa bikin kita tahu sifat asli pasangan. Sekarang satu shift antar makanan bareng juga bisa," ujar salah satu netizen China.

Selain membangun kedekatan, metode kencan ini dinilai jauh lebih hemat. Pasangan tetap dapat menikmati waktu bersama tanpa perlu mengeluarkan biaya besar, sekaligus bisa menabung.

Cerita Pasangan yang Menjalani City Work Date

Seorang wanita bermarga Li dari Zhengzhou rutin mengantar makanan bersama kekasihnya selama dua jam setiap malam sejak Juli 2025. Dalam satu shift, mereka mampu menyelesaikan lima hingga delapan pesanan. Dari pekerjaan tersebut, mereka memperoleh pendapatan sekitar 40 yuan atau setara Rp 105 ribu per shift.

Dalam sebulan, akumulasi penghasilan mereka mencapai lebih dari 1.000 yuan atau sekitar Rp 2,6 juta yang kemudian digunakan untuk dana liburan. Pasangan lain di Chengdu menyebut hasil kerja sampingan ini sebagai "love fund" atau tabungan cinta. Mereka menganggap aktivitas pengiriman ini seperti sebuah permainan yang menuntut ketangkasan melihat peta dan mengejar waktu.

"Lebih seru dibanding main game di rumah. Kita juga bisa langsung menikmati hasil kerja bareng," ujar Li Zi, salah satu pekerja muda di Chengdu.

Sementara itu, pasangan bernama Ajie memilih rute pengantaran di area kota tua Guangzhou. Aktivitas ini sengaja mereka gunakan sebagai sarana untuk menjelajahi kota dan menikmati suasana malam. Fenomena ini terus menuai respons positif di media sosial China karena dianggap membuat hubungan menjadi lebih kompak.

"Aku pernah coba dan ternyata memang menyenangkan. Waktu terasa cepat saat kerja bareng, selalu ada hal yang bisa dibicarakan," tulis seorang netizen.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: wolipop.detik.com without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren
Daisy Floren
Putra Author

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow