Banjir Rendam Tangsel, Ratusan Keluarga Terdampak

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Hujan dengan intensitas tinggi masih mengguyur Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. Akibatnya, banjir berdampak pada sekitar 586 kepala keluarga.

Sejumlah pemukiman dan jalan umum masih terendam banjir hingga Jumat (23/1/2026) pagi. Komandan peleton Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, Dian Wiryawan, melaporkan adanya empat lokasi genangan hingga pukul 09.00.

Empat lokasi tersebut adalah Perum Pondok Maharta RW 09 dan RW 10, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, dengan tinggi muka air sekitar 90 sentimeter yang berdampak pada 450 kepala keluarga.

Lokasi kedua berada di Kavling Bulak RT 04 RW 02, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, dengan tinggi muka air 20 sentimeter dan berdampak bagi 56 kepala keluarga.

Banjir sejak tadi malam juga masih merendam pemukiman di Kayu Gede Gang Haji Djuna 4 RW 04, Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara. Ketinggian air sekitar 30-80 sentimeter berdampak terhadap 20 kepala keluarga.

Kemudian, Kampung Empang Sari RT 04 RW 07, Ciputat, terendam dengan tinggi muka air antara 20-50 sentimeter, berdampak bagi 60 kepala keluarga.

"Paling tinggi di Maharta 90 sentimeter," terang Bacong, sapaan akrab Dian Wiryawan.

Upaya Penanganan Banjir

BPBD Kota Tangsel telah mengerahkan tiga unit perahu karet untuk mengevakuasi warga terdampak banjir. Pihaknya juga meminta penebalan satgas dari Satpol PP serta damkar dan penyelamatan setempat.

"Warga banyak yang gak ngungsi," jelas Bacong.

Distribusi bantuan logistik siap saji telah dilaksanakan sejak tadi malam dan akan dilanjutkan hari ini untuk warga terdampak banjir.

Status Ketinggian Air

Berdasarkan informasi dari BPBD Kota Tangsel, ketinggian air di Batubelah Cisadane pagi ini berada di angka 170 sentimeter atau normal. Sementara itu, air Kali Angke di Jelupang, Pondok Jagung, Kecamatan Serpong Utara, mencapai 360 sentimeter dan berstatus waspada.

Genangan air di Kali Serua, Pondok Kacang Timur, mencapai 230 sentimeter dan berstatus siaga.

"Masyarakat untuk tetap waspada," pesan Dian Bacong.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: kabar6.com without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren
Daisy Floren
Putri Author

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow