Benyamin Davnie Minta Maaf Atas Masalah Sampah di Tangsel

Smallest Font
Largest Font

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan terkait layanan publik sepanjang tahun 2025.

Benyamin mengakui masih banyak keterbatasan dalam penyelenggaraan layanan publik di Kota Tangsel.

“Layanan publik adalah wajah pemerintah yang dirasakan langsung oleh masyarakat setiap hari. Ketika layanan itu belum berjalan baik, maka yang terganggu bukan hanya sistem, tetapi kenyamanan, kesehatan, dan rasa keadilan warga,” ujar Benyamin, Kamis (01/01/2026).

Ia menyoroti persoalan sampah sebagai masalah yang paling berdampak bagi warga.

“Atas kondisi itu, dari hati yang paling dalam, atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan, saya menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh warga Tangerang Selatan. Ini adalah tanggung jawab kami, dan kami tidak akan menghindar dari persoalan ini,” tegas Benyamin.

Benyamin menjadikan persoalan persampahan sebagai pelajaran penting untuk pembenahan layanan publik.

Di tahun 2026, Pemerintah Kota Tangsel berkomitmen melakukan peningkatan layanan publik secara menyeluruh dan terukur. Penanganan sampah akan diperkuat dari hulu hingga hilir.

“Masukan, kritik, dan keluhan warga kami jadikan dasar untuk melakukan perbaikan besar. Di tahun 2026, kami berkomitmen melakukan peningkatan layanan publik secara menyeluruh dan lebih terukur. Penanganan sampah akan kami perkuat dari hulu hingga hilir, dengan sistem yang lebih tertib, berkelanjutan, dan berorientasi pada kenyamanan warga,” jelasnya.

Selain persampahan, Pemkot Tangsel juga berkomitmen meningkatkan kualitas layanan publik lainnya di tahun 2026.

Perizinan akan disederhanakan dan dipercepat. Layanan kesehatan promotif dan preventif akan ditingkatkan melalui Ngider sehat premium.

Kebersihan kota menjadi perhatian utama, serta layanan digital pemerintah akan dikembangkan agar lebih terintegrasi, transparan, dan memudahkan masyarakat.

“Pemerintah harus hadir, bekerja lebih cepat, dan melayani dengan hati. Tahun 2026 harus menjadi tahun perbaikan nyata, di mana masyarakat bisa merasakan perubahan dalam kualitas layanan publik,” ujarnya.

Benyamin yakin Kota Tangsel mampu bangkit dan menghadirkan layanan publik yang lebih baik dengan kebersamaan dan pengawasan publik.

“Dengan kebersamaan, pengawasan publik, dan kepercayaan masyarakat, saya yakin Kota Tangerang Selatan mampu bangkit dan menghadirkan layanan publik yang lebih baik, lebih adil, dan lebih bermartabat bagi seluruh warganya,” tutup Benyamin.

Disclaimer

This article was automatically rewritten by AI based on source: berita.tangerangselatankota.go.id without altering the facts of the original article.
Editors Team
Daisy Floren
Daisy Floren
Putra Author

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow